Tampilkan postingan dengan label KH.Arifin Ilham. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KH.Arifin Ilham. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Februari 2015

Pahala Membaca Al-Qur'an


SubhanAllah walhamdulillah ketahuilah sahabat FBku bahwa :
setiap huruf Alqur'an itu mu'zijat,
setiap hurufnya ridho Allah,
setiap hurufnya rahmat Allah,
setiap hurufnya ampunan dosa,
setiap hurufnya dijaga Malaikat,
setiap hurufnya nur cahaya,
setiap hurufnya hidayah,
setiap hurufnya barkah Allah,
setiap hurufnya "syifaaun" obat penyakit jasmani,
setiap hurufnya obat penyakit rohani,
setiap hurufnya sepuluh kebaikan,
setiap hurufnya membuat doa mustajab,
setiap hurufnya penenang hati,
setiap hurufnya menjadi penerang kubur,
setiap hurufnya syafaat di akhirat kelak.
Sudahkah sahabatku hari ini membaca Alqur'an ? Alhamdulillah abang membiasakan sejak diajarkan di pesantren membacanya waktu fajar, setelah magrib, dan nanti malam sebelum rehat. Sungguh tiada kebahagiaan hidup dunia sebentar ini kecuali selalu terus asyik berinteraksi dg Alqur'an, seakan Allah bicara langsung membimbing kita. "Sungguh tiada yang merasakan indahnya, bahagianya hidup bersama Alqur'an kecuali mereka yang sudah tenggelam hanyut merasakannya krn membaca dan mengamalkannya" (Sayyid Qutub). ALLAHUMMA ye Allah rahmatilah hidup kami dg Alqur'an, dan jadikanlah Alqur'an itu imam, cahaya, hidayah dan rahmat untuk kami dan keluarga kami...aamiin. Foto abang oleh akhi Arman selesai baca Alqur'an, lalu tulis hikmah untuk diri abang yang banyak dosa ini, dan kalian sahabatku tercinta krn Allah

Minggu, 01 Februari 2015

JENIS-JENIH NAFSU


RuhulBurhan.com- KH.Arifin Ilham
Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Sahabat sholehku mari kenali “nafsu” yg bersemai pada setiap insan dan diri kita:

1- Nafsu Ammarah (QS Yusuf 53), ini adalah nafsu yg hanya puas kalau sudah ma’siyat, sangat tidak suka ibadah, benci nasehat kebaikan & ketaatan kpd Allah. Seperti, senang berzina, sangat pemarah, hobby mabuk, benci ulama, ketagihan makan haram, korupsi dsb.

2. Nafsu Lawwamah (QS al Qiyamah 2), nafsu standar ganda, dari kata “laima” mencela dirinya setelah berbuat ma’siyat lalu sangat menyesal tetapi tidak lama kemudian ketagihan lagi. Seperti, sholatnya rajin tetapi masih suka berzina, tentu yg salah bukan sholatnya, pelakunya yg belum faham tujuan, makna dan hikmah sholat kecuali sholat sekedar. Kalau sholat itu benar benar dihayati buahnya jauh dari ma’siyat, “Sesungguhnya sholat itu mencegah zina dan mungkar” (QS al Ankabut 45) atau sudah haji tetapi korupsi dsb,

3. Nafsu muthmainnah, ini nafsu hamba Allah yg sholeh (QS Ar Ro’du 28) “almuqorrobuun” (QS al Waqiah 88) senangnya ibadah, semangatnya beramal, hatinya lebut, dermawan, rendah hati, istiqomah, suka sekali duduk di mesjid, majlis ilmu, cinta ulama, amat sangat takut ma’siyat, malah ia heran melihat orang berani ma’siyat, sedih sekali kalau bangun terlambat sholat malam, muhasabah diri sama sekali tidak tertarik melihat aib orang lain, air matanya mudah menetes ta’kala sholat, membaca Alqur’an dan berzikir.
"Allahumma ya Allah jauhkan kami dari nafsu yg membuat kami ma’siyat kpdMu dan bimbinglah nafsu kami menjadi muthmainnah nafsu mendekat kpdMU…aamiin